Dulu ketika masih berseragam Juventus saya tidak terlalu menyukainya walaupun saya juga kadang harus bertepuk tangan untuk kemampuannya mencetak gol, akhirnya ketika Inzaghi berlabuh di AC Milan saya langsung mengidolakannya, tak bisa dibayangkan waktu itu Inzaghi berduet dengan salah satu striker predator AC Milan Shevchenko, dan memang kemudian kedatangan Inzaghi di Milan langsung berbuah gelar Liga Champions 2002 untuk AC Milan setelah di final mengalahkan mantan klubnya Juventus.

"filippo inzaghi"Di usianya yang senja ini Inzaghi masih tetap jadi kartu as buat AC Milan, Ancelotti sangat menyukai gaya permainan Inzaghi dan Inzaghi pun menjawabnya dengan memberikan gelar Liga Champions 2007 dan di final dia mencetak satu gol kemenangan buat AC Milan ketika melawan Liverpool.

Inzaghi kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Champions bersama Raul Gonzales dengan 70 gol, bahkan torehan golnya itu juga melebihi yang dicetak Marco Van Basten (sebagai pencetak gol terbanyak AC Milan di kompetisi Eropa), inilah Inzaghi, Super Pippo striker cerdik yang bahkan tidak ada yang bisa menyamai kemampuannya sampai saat ini, banyak pengamat bilang Super Pippo adalah “right man in the right place” Pippo itu tipe oportunis yang benar benar menguntungkan tim yang dibelanya.

di umur 37 tahun bahkan Pippo masih bertaji, dari 5 penampilan di musim 2010-2011 Super Pippo sudah mencetak 4 gol termasuk ketika memborong 2 gol saat melawan Real Madrid, Super Pippolah yang memecah kebuntuan Milan walaupun akhirnya pertandingan berkesudahan 2-2. sekarang dunia sepakbola harus bersiap – siap kehilangan Super Pippo, di laga tengah pekan tanggal 10 November 2010 saat melawan Palermo Super Pippo harus ditarik keluar karena dibebat cedera yang akhirnya divonis tim dokter untuk beristirahat sampai akhir musim, Milan berduka, Sepakbola menangis, dan para fans kecewa. tapi inilah sepakbola.

Walau bagaimanapun Super Pippo sudah menunjukkan kepada dunia kalau loyalitas dan kemampuannya masih terjaga dengan baik walau kadang dia harus bersabar menjadi pemain cadangan dan Super Pippo tak pernah mengeluh jika harus memulai perandingan dari bangku cadangan karena yang dipikirkan cuma satu yaitu bagaimana caranya dia bermain baik untuk kepentingan tim, mari semua kita beri standing ovation kepada Super Pippo Inzaghi salah satu legenda hidup sepakbola dunia.