Republik Cinta Management adalah kesatuan tim manajemen yang dibentuk Oleh Dhani Ahmad yang kini beranggotakan “Dewa 19, Andra & the Backbone, The Rock Indonesia, Mahadewi, The Virgin,  Mulan Jameela dll.” Kita tahu semua artis yang masuk dalam lingkaran manajemen Republik Cinta hampir semuanya adalah artis yang laris manis di pasaran saat ini, dan pastinya membuat kita bertanya apa yang membuat manajemen Republik Cinta begitu kuat di luar maupun di dalamnya.

Manajemen Republik Cinta kebanyakan menaungi para musisi sejati, tak heran yang dihargai oleh pasar atau telingan pendengar pastilah karya musik yang dihasilkan oleh para artisnya, begitu boomingnya hits yang diciptakan mereka tidak terlepas dari peran musisi dan produser di baliknya. di jabatan produser ini mungkin Dhani Ahmad lah yang patut kita acungi jempol, di tangannya banyak tercipta lagu hits yang sampai kini masih kerap kita dengar di telinga kita.

Di samping itu strategi pemasaran Dhani mungkin patut di acungi jempol jika melihat konten album The Rock, Mulan Jameela dan Mahadewi terlihat seperti ada yang berbeda dari album kebanyakan lainnya. apa yang berbeda? kalau kita periksa isi dari album mereka bertiga pasti terdapat banyak sekali hit-hit lama dari Dewa 19 dan Ahmad Band yang dulu pernah populer.

Dhani pernah bilang pada suatu wawancara dengan sebuah majalah bergenre anak muda, “band-band sekarang cuma menjual satu dua lagu saja yang lainnya cuma tempelan”, memang benar band-band sekarang hanya menjual beberapa lagu saja untuk dijadikan hitsnya, yang lainnya hanya bumbu pelengkap keberadaan sebuah album saja.

Republik Cinta

Ada yang bilang seni musik di negara kita mulai menurun kualitasnya jika melihat banyak munculnya band-band dengan mengusung barisan lagu dengan gaya dan genre yang sama di setiap sisi dan kerap tiap hari kita dengar, entah apa yang membuat pasar semakin meminati band-band seperti itu, mungkinkah selera masyarakat sudah jenuh? Pasar menginginkan musik yang sederhana saja? Atau ada faktor lain yang sulit dijelaskan?